Jika Remote Desktop (mstsc.exe) hilang

Posted: 1 October 2009 in Programming
Tags: , , , , , ,

Jika file remote desktop di komputer Anda hilang karena terkena virus atau block dari admin, maka Anda bisa mendapatkan file tersebut di Disini (mstsc.zip) atau disini (mstsc.exe) dan disini (mstcax.dll).

Berikut penjelasan singkat mengenai Remote Desktop (mstsc.exe):

Apakah Remote Desktop?
Remote desktop adalah sebuah istilah untuk mewakili kejadian di mana sebuah PC atau perangkat komputer yang ada di suatu lokasi tertentu, diakses, dan digunakan dari tempat yang berbeda lokasi. Tetapi dalam penggunaan komputer dari jarak jauh, ini tidak hanya terbatas pada tampilan teks saja melainkan sampai pada tampilan desktop seperti halnya ketika menggunakan secara langsung, meskipun yang tampilannya hanya teks saja masih dapat digolongkan sebagai koneksi remote desktop.

Sistem remote desktop pada umumnya akan memberikan tampilan yang sama persis seperti yang biasanya Anda lihat pada saat menggunakannya secara langsung, baik dari tampilan grafisnya maupun dari tampilah teksnya. Dengan demikian, Anda tidak hanya terpaku pada perintah-perintah teks saja dalam melakukan koneksi secara remote ke dalam perangkat komputer Anda.

Dengan tampilnya tampilan grafis desktop Anda dari tempat yang berbeda, akan banyak lagi fungsi yang Anda dapatkan daripada hanya sekadar tampilan teks saja. Anda dapat melakukan pengolahan grafik dan foto, membuka lembar kerja Anda yang bergambar, membuka tabel-tabel laporan, membuka koleksi foto Anda, dan banyak lagi. Semua itu tidak akan bisa terjadi ketika koneksi remote Anda hanya mendapatkan halaman teks yang penuh dengan perintah-perintah teks saja.

Teknologi remote desktop sebenarnya bukanlah barang baru. Kehadiran teknologi ini sudah cukup lama di dunia komputerisasi. Namun pada nyatanya, teknologi ini masih belum banyak digunakan oleh pengguna komputer khususnya para pengguna operating system Windows. Penyebabnya adalah Windows sangat terikat dengan tampilan grafisnya, sementara koneksi remote desktop-nya tidak memiliki keamanan yang terjamin untuk digunakan.

Di dalam dunia operating system UNIX beserta keluarganya, komunikasi remote desktop sudah sangat biasa dilakukan oleh penggunanya. Mulai dari koneksi remote desktop yang hanya berbasiskan teks saja hingga yang menampilkan tampilan grafis sudah didukung oleh beberapa operating system berbasiskan UNIX sejak cukup lama.

Namun, mengapa pada operating system yang diklaim paling banyak digunakan para pengguna komputer ini sistem remote desktop sulit berkembang? Jawabannya adalah karena masalah rentan dan kurangnya fasilitas keamanan dari sistem operasi ini.

Mengapa Remote Desktop Harus Aman?
Siapa yang tidak mau jika di manapun ia berada, perangkat komputer di rumahnya bisa diakses dengan mudah sama seperti yang biasa dilakukan langsung di depan perangkat tersebut. Namun pada nyatanya, kenyamanan ini sering kali meninggalkan celah keamanan yang menganga lebar. Celah kecil saja dapat membuat hacker dan berbagai orang iseng lainnya mengacak-acak sistem dan proses komunikasi Anda di perangkat komputer, apalagi celah yang besar. Fasilitas remote desktop yang tidak disiasati dengan benar tentunya bisa berubah wujud menjadi celah keamanan yang sangat nyaman dieksploitasi.

Operating system yang berbasiskan UNIX memang telah dikenal lama sebagai salah satu operating system yang menonjol dalam hal keamanan. Maka dari itulah, teknologi remote
desktop lebih banyak digunakan di sini. Remote desktop di Linux sebagian besar dilakukan hanya dengan menampilkan teks saja. Contoh yang paling banyak digunakan adalah koneksi SSH. SSH merupakan fasilitas remote yang building pada semua operating system Linux. Selain bisa menyediakan Anda koneksi remote, SSH juga cukup aman untuk digunakan.

SSH bisa dikatakan cukup aman karena protokol SSH memiliki seperangkat fasilitas enkripsi dalam melakukan komunikasi. Dimulai dengan melakukan pertukaran private key, sampai dengan data yang terenkripsi menjamin komunikasi ini dapat dilakukan dengan cukup aman. Dengan demikian, tidak akan mudah bagi orang lain untuk mengetahui apa yang sedang Anda lakukan didalamnya.

Komunikasi remote desktop yang dilakukan dengan menggunakan Windows biasanya cukup rentan faktor keamanannya. Maka dari itu, menyediakan fasilitas remote desktop untuk perangkat komputer ber-operating system ini tidaklah mudah. Selain itu, tidak semua operating system Windows dilengkapi dengan building Remote Management Services (Terminal services) yang akan melayani koneksi remote. Hanya Windows NT Terminal server, Windows XP Professional dan Windows 2000 server yang dilengkapi dengan fasilitas membuat remote desktop server secara build-in.

Untuk pengguna Windows yang lain seperti Windows XP Home, Windows Me, dan banyak lagi, perlu menggunakan bantuan program tambahan untuk membuatnya bisa di-remote dengan aman dan nyaman. Paduan program ini hanyalah salah satu opsi dari solusi remote desktop yang aman, nyaman, dan murah.

Sumber: PC Media

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s